Rabu, 24 Maret 2010

Erosi dan Sedimentasi


A. Bentuk-Bentuk Erosi

1. Erosi Lembar
  • Erosi lembar merupakan perpindahan permukaan tanah oleh air yang mengalir atau oleh angin dalam suatu lapisan atau lembar kurang lebih seragam dari suatu bidang lahan. Bentuk erosi ini lebih banyak terjadi di lahan-lahan berombak tanpa tanaman penutup. Erosi ini juga sering disebut erosi antaralur (inter-rill erosion), yang mencakup perpindahan lapisan suatu tanah dari suatu segmen lahan miring.
2. Erosi Alur
  • Erosi alur tejadi karena air terkonsentrasi dan mengalir pada tempat-tempat tertentu di permukaan tanah sehingga perpindahan tanah lebih banyak terjadi di tempat tersebut. Erosi alur sering dijumpai pada tanah-tanah yang ditanami secara berbasris menurut lereng atau bekas menarik balok-balok kayu dengan kondisi tanah gembur.
3. Erosi Percikan
  • Erosi percikan disebabkan oleh tumbukan air hujan terhadap permukaan tanah. Tumbukan butir-butir hujan itu akan menyebabkan pemecahan dan pemercikan tanah.
4. Erosi Permukaan
  • Tebal limpasan di muka lahan tidak merata sehingga kemampuannya mengikis lapisan tanah juga berbeda-beda. Daya rusak limpasan ini terutama dipengaruhi oleh kecepatan aliran. Pada kecepatan rendah dan aliran tenang, limpasan tidak menbyebabkan erosi serius. Setelah mencapai nilai kecepatan tertentu liumpasan akan mengerosi parmukaan yakni jika kekuatan limpasan lebih besar daripada ketahanan tanah.
5. Erosi internal
  • Erosi internal merupakan suatu bentuk erosi dimana partikel-partikel tanah primer terangkut ke lapisan lebih bawah melalui celah atau retakan atau pori-pori tanah sehingga lapisan pengendapannyamenjadi lapisan kedap air dan udara.
6. Erosi Trowongan
  • Erosi trowongan merupakan bentuk erosi di mana tanah diangkut ke bagian bawah dan terbentuk suatu pipa atau trowongan yang memanjang dari lapisan permukaan ke lapisan bawah permukaan. Erosi ini biasanya terjadi pada daerah-daerah tertentu yang biasanya tidak cocok untuk pertanian.
7. Erosi Lapik
  • Erosi lapik merupakan erosi yang terjadi di sekitar pepohonan atau batuan. Oleh karena di sekitar pangkal pohon atau batu itu tererosi oleh percikan butiran hujan, sedangkan tanah yang dekat akar pohon atau bnatu itu terlindungi dari percikan dan tidak tererosi.
8. Erosi Mercu
  • Erosi mercu merupakan erosi yang terjadi pada tanah/batu yang hasil erosinya akan meninggalkan tongak-tonggak tanah dan merupakan bagian tanah resisten. Umumnya tanah-tanah kaya natrium.
9. Erosi Selokan
  • Erosi selokan disebabkan oleh limpasan air dari lahan luas dimana tanah dan tanaman yang ada tidak mampu menyerap seluruh air hujan dan aliran air yang berlebihan serta memusatkan pada saerah sempit pada kecepatan cukup besar untuk membawa tanah dan menyebabkan erosi.
B. Sedimentasi
Sedimentasi adalah masuknya muatan sedimen ke dalam suatu lingkungan perairan tertentu melalui media air dan diendapkan di dalam lingkungan tersebut. Sedimentasi yang terjadi di lingkungan pantai menjadi persoalan bila terjadi di lokasi-lokasi yang terdapat aktifitas manusia yang membutuhkan kondisi perairan yang dalam seperti pelabuhan, dan alur-alur pelayaran, atau yang membutuhkan kondisi perairan yang jernih seperti tempat wisata, ekosistem terumbu karang atau padang lamun. Untuk daerah-daerah yang tidak terdapat kepentingan seperti itu, sedimentasi memberikan keuntungan, karena sedimentasi menghasilkan pertambahan lahan pesisir ke arah laut.

1 komentar:

Taqorrub Ubaidillah mengatakan...

thanks brother for your article :)

http://takorub.blogspot.com/

Poskan Komentar

PERHATIAN...!!!!!

Redaksi menerima komentar tentang isi blog, apabila redaksi merasa isi komentar mengandung unsur SARA, fitnah dan lain-lain maka redaksi berhak tidak menampilkan isi komentar tersebut.